Instalasi GFTP pada Ubuntu 8.04

Hari ini tanggal 7 juni 2008 pukul 14:29, aku menuliskan artikel tentang instalasi gftp. gftp yaitu sebuah software client yang digunakan untuk download file dari server ke client atau upload file dari client ke server. Berikut langkah-langkah instalasi gftp dan cara penggunaanya :

1. masuk ke user root :

juraganlinux@juraganlinux:~$ sudo -s
[sudo] password for juraganlinux:
root@juraganlinux:~#

2. install gftp :

pertama cek terlebih dahulu, apakah gftp pada linux telah terinstall atau belum, yaitu ketikan perintah dibawah ini :

root@juraganlinux:~# dpkg-query -s gftp
Package: gftp
Status: install ok installed
Priority: optional
Section: net
Installed-Size: 76
Maintainer: Ubuntu Core Developers <ubuntu-devel-discuss@lists.ubuntu.com>
Architecture: all
Version: 2.0.18-17ubuntu1
Depends: gftp-gtk (>= 2.0.18-17ubuntu1), gftp-text (>= 2.0.18-17ubuntu1)
Description: X/GTK+ FTP client
gFTP is a multithreaded FTP client, available in two versions:
* version for X, written using GLib and GTK+
* version for the console, using only GLib
This is an upgrade convenience package, it’s only useful for depending on.
Homepage: http://www.gftp.org/
Original-Maintainer: Aurélien GÉRÔME <ag@roxor.cx>

pada hasil diatas, ternyata gftp pada linux aku telah terinstall. apabila belum terinstall, anda bisa ketikan perintah dibawah ini:

root@juraganlinux:~# apt-get install gftp

secara otomatis akan install gftp, dan akan tampil links untuk penggunaan gftp pada Applications –> Internet –> Gftp.

sampai disini telah selesai instalasi gftp, selanjutnya untuk cara penggunaan gftp yaitu sebagai berikut :

1. buka gtfp di Applications –> Internet –> Gftp, maka akan tampil gftp sebagai berikut :

gftp ubuntu

Gambar 1 Tampilan GFTP

untuk melakukan login, silahkan masukkan host, port, user dan pass sesuai dengan yang ada pada server. berikut gambar koneksi ke server :

Gambar 2 Contoh Koneksi dengan GFTP

pada gambar 2, merupakan contoh dari koneksi pada jaringan local.

sekian instalasi dan cara penggunaan dari gftp.

selesai instalasi dan penulisan jam 15:49 WIB

Ucapan terimakasih :

1. Universitas Gunadarma yang menyediakan fasilitas Internet, khususnya pada Internet Lounge ^_^.

Semoga Bermanfaat ^_^.

Iklan

Instalasi Gambas pada Linux Muslim Edition 7.10

Saatnya Instalasi Gambas pada linux Muslim Edition, Sekarang tanggal 24 Mei 2008 pukul:10:18 WIB.

Begini ceritanya, pertama-petama sebelum anda install Gambas anda diwajibkan download terlebih dahulu. Gambas bisa didapat link site dibawah ini :

http://gambas.sourceforge.net/download.html

Setelah download file Gambas, baru melakukan instalasi Gambas. Anda bisa ikuti langkah berikut :

1. Harus masuk kedalam root terlebih dahulu agar memudah kan kita dalam instalasi nanti :

juraganlinux@juraganlinux:~$ sudo -s
[sudo] password for juraganlinux:
root@juraganlinux:~#

2. Instalasi Library yang dibutuhkan Gambas, apabila telah terinstal maka akan otomatis mana file yang belum ter-install. berikut library yang dibutuhkan :

apt-get install build-essential g++ automake autoconf
libbz2-dev libgnorba-dev libfbclient1
libmysqlclient15-dev unixodbc-dev libpq-dev libsqlite0-dev
libsqlite3-dev libgtk2.0-dev libldap2-dev libcurl3-dev
libgtkglext1-dev libqt3-mt-dev kdebase-dev libpcre3-dev
libsdl-sound1.2-dev libsdl-mixer1.2-dev libsdl-image1.2-dev
libsage-dev libxml2-dev libxslt1-dev build-essential
libbonobo2-dev libcos4-dev libomniorb4-dev firebird2-dev
librsvg2-dev libpoppler-dev libpoppler-dev libpoppler-glib-dev
libasound2-dev libartsc0-dev libesd0-dev
libesd-alsa0 libdirectfb-dev libaa1-dev libarts1-dev
kdelibs4-dev libffi4-dev libxtst-dev gettext

3. Masuk ke direktory file gambas yang telah di download, file yang aku letakkan di /usr/local/src :

root@juraganlinux:~# cd /usr/local/src/
root@juraganlinux:/usr/local/src#ls

gambas2-2.6.0.tar.bz2

4. Kemudian ekstrak file gambas tersebut :

root@juraganlinux:/usr/local/src# tar xvfj gambas2-2.6.0.tar.bz2

hasil ekstak dan file aslinya

root@juraganlinux:/usr/local/src# ls
gambas2-2.6.0 gambas2-2.6.0.tar.bz2

5. Masuk kedalam direktory gambas2-2.6.0 :

root@juraganlinux:/usr/local/src# cd gambas2-2.6.0/
root@juraganlinux:/usr/local/src/gambas2-2.6.0#

6. Selanjutnya melakukan konfigurasi, compile, dan install :

root@juraganlinux:/usr/local/src/gambas2-2.6.0# ./configure -C
root@juraganlinux:/usr/local/src/gambas2-2.6.0# make
root@juraganlinux:/usr/local/src/gambas2-2.6.0# make install
NB: Apabila terjadi kesalahan atau error pada saat konfigurasi, compile, dan install maka ada yang belum diinstall librarynya atau baca kesalahan pada saat no. 6 diatas. aku disini pertam mengalami kesalahan pada g++ dan gb.gt. karena aku langsung saja instalasi gambas. setelah aku instalasi library yang diperlukan kemudian aku lakukan perintah ulang pada no. 6 dan akhirnya berhasill…^_^

7. Setelah semuanya selesai terinstall maka untuk memanggil gambas sebagai berikut:

root@juraganlinux:/usr/local/src/gambas2-2.6.0# gambas2

kemudian akan tampil program Gambas, berikut tampilan program gambas :

Gambas

Gambar 1 Tampilan Awal Gambas

Sekian Instalasi Gambas aku pada Linux Muslim Edition 7.10.

Terakhir mengerjakan instalasi gambas dan penulisan ini berakhir pada pukul 12:13. waktunya sholat dan makan…^_^.

Ucapaan terimakasih :

1. Universitas Gunadarma yang menyedia fasilitas Internet,

2. Perpustakaan Universitas Gunadarma yang menyedia tempat untuk internet, karena Internet Lounge Depok saat aku instalasi down alias mati total tidak bisa hidup untuk koneksi internet.

Referensi :

http://gambasdoc.org/help/install/ubuntu?show

silahkan klik Banner dibawah ini :

Bisnis Pulsa Paling Mudah Dynasis.org

Instalasi Linux Fedora Core

Iseng-iseng kerja di Internet Lounge, enaknya apa ya???. Hari ini tanggal 26 February 2008, aku coba instalasi linux Fedora Core 8. Tapi untuk linux Fedora Core yang lainnya cara instalasi kurang lebih sama dengan Fedora Core versi sebelumnya :). Aku instalasi dengan laptop kesayanganku yaitu axioooooo :). Instalasi ini dengan menggunaka CD atau DVD, dan pada saat booting pertama kali rubahlah first boot dengan menggunakan CD atau DVD yang ada pada PC atau laptop anda. pada saat instalasi, akan ada pernyataan yang intinya untuk memeriksa CD atau DVD terjadi kerusakan atau tidak. Anda yakin tidak terjadi kerusakan, maka pilihlah SKIP. Apabila anda memilih OK, maka akan memeriksa CD atau DVD yang anda masukkan. Selanjutnya akan ditampilkan semacam GUI untuk instalasi selanjutnya, berikut yang akan ditampilkan GUI pada saat instalasi :

1. Pilihan Bahasa
Pilihan ini digunakan untuk menentukan bahasa yang digunakan selama proses instalasi. Aku memilih bahasa Indonesia karena orang indonesia, ya karena newbie :)……..

2. Konfigurasi Keyboard
Memilih layout keyboard yang digunakan. Pilihan ini akan menentukan penerjemahan tombol-tombol keyboard yang digunakan oleh sistem. Saya memilih U.S. English. Sebagian besar layout keyboard yang beredar di Indonesia adalah U.S. English.

3. Pilihan Modus Instalasi (Instal atau Upgrade)
Secara otomatis program instalasi Fedora Core akan mendeteksi ada tidaknya instalasi Fedora Core pada sistem sebelumnya. Jika sudah terdapat instalasi Fedora Core versi-versi sebelumnya, maka akan tampil pilihan Upgrade an existing Installation. Aku memilih instalasi Fedora Core yang baru pada sistem, dengan memilih Install Fedora Core.

4. Pemilihan Partisi Harddisk
Tersedia pilihan untuk mempartisi harddisk sebagai berikut:
Remove all Linux partitions on this system – pilihan ini untuk menghapus hanya partisi Linux saja.
Remove all partitions on this system – pilihan ini akan menghapus semua partisi pada harddisk.
Keep all partitions and use existing free space – pilihan ini untuk melakukan partisi dan instalasi sisa harddisk. Artinya, proses instalasi tidak akan menghapus partisi yang sudah
ada, tetapi akan membuat partisi yang baru di sisa harddisk yang belum terpakai.
Create custom layout – pilihan ini untuk melakukan partisi sesuai dengan kemauan kita. Aku memilih partisi harddisk secara manual dengan menggunakan Create Custom Layout.

5. Konfigurasi Partisi Harddisk
Harddisk laptop aku sebesar 80 GB. partisi yang pertama aku buat untuk root yaitu untuk menyimpan semua konfigurasi pada linux, partisi ini aku kasih size sebesar 10 GB. Partisi yang kedua yaitu swap, swap ini berfungsi untuk virtual memory yang gunakan apabila memory fisik tidak dapat menampung lagi, maka swap ini yang akan membantu untuk menampung maka diberikan julukan virtual memory :D. Pada partisi swap aku kasih size 1 GB, sebenarnya kalau anda mau memberi size kurang dari itu atau lebih ga masalah. Untuk lebih mudah lagi anda bisa gunakan partition magic pada windows untuk partisi hardisk dilinux, agar mudah dalam konfigurasinya. Sebelumya aku telah partisi pada windows tinggal memberikan menyimpan partisi pada / (sebagi root) dan parti swap.

6. Konfigurasi Boot Loader
Untuk menjalankan sistem tanpa menggunakan disket boot, perlu diinstalasi sebuah boot loader ke harddisk. Boot loader adalah program yang akan dimuat oleh BIOS komputer dan
bertanggung jawab untuk membaca kernel sistem operasi dan memberikan kendali jalannya sistem kepada kernel tersebut. Pada akhirnya kernel akan melakukan inisialisasi terhadap
sistem dan mengendalikannya.
Program instalasi menyediakan dua pilihan, yaitu GRUB atau tanpa boot loader. GRUB (Grand Unified Bootloader), dijadikan boot loader default pada Fedora Core. GRUB mampu memuat berbagai sistem operasi dan dapat diinstal pada salah satu lokasi berikut:
1. Master Boot Record (MBR)
2. Sektor pertama pada partisi boot
Aku menggunakan GRUB sebagai boot loader dan GRUB diinstal pada MBR .

7. Konfigurasi Jaringan
Dalam tahap ini, akan dilakukan konfigurasi network card. Program
instalasi telah mendeteksi adanya sebuah network card dan menampilkannya dalam daftarjaringan sebagai eth0.
Langkah selanjutnya adalah menentukan informasi untuk network card tersebut. Informasi ini meliputi IP address, netmask jaringan, nama host (hostname), gateway, dan Domain Name Server (DNS) jaringan. Aku disini menggunakan DHCP, jadi ga konfigurasi jaringan deh :).

8. Pilihan Time Zone
Menentukan time zone sesuai dengan wilayah waktu. Saya memilih Asia/Jakarta (Java & Sumatra), untuk Waktu Indonesia bagian Barat. Hapus tanda check untuk pilihan System clock uses UTC.

9. Menentukan Password Root
Root adalah user yang digunakan untuk administrasi sistem. Pada menu, diminta untuk memasukkan password dua kali untuk memastikan password yang dimasukkan benar-benar
sesuai dengan yang dimaksud dan tidak terjadi salah ketik ketika memasukkan password. Password root minimal terdiri dari 6 karakter.

10. Memilih Group Paket
Pada langkah sebelumnya, aku telah memilih instalasi model Custom. Dengan pilihan ini saya akan memilih sendiri paket yang akan diinstal pada sistem. Aku memilih beberapa
paket yang dibutuhkan untuk keperluan demo server, diantaranya DNS, Web Server, Proxy,
Firewall, VNC, Samba, NFS
dan File Server, paket X Window (termasuk display manager XDM dan GDM) dan untuk desktop saya menggunakan KDE.

11. Instalasi Paket
Proses instalasi diawali dengan membuat filesystem (memformat) partisi yang telah dibuat, mengaktifkan partisi swap, dan sebagainya. Setelah itu satu persatu paket software akan diinstalasi pada sistem. Selama proses instalasi, pada layar akan ditampilkan perkembangan dari proses instalasi.

12. Instalasi Selesai
Program instalasi akan menampilkan konfirmasi untuk melakukan reboot mesin, dengan sebelumnya mengeluarkan DVD-ROM dari DVD Drive. Setelah mesin di-reboot, sistem siap untuk digunakan.

silahkan klik Banner dibawah ini :

Bisnis Pulsa Paling Mudah Dynasis.org